Resume Novel
Sang Pemimpi
Judul : Sang Pemimpi
Nama penulis : Andre Hirata
Penerbit : Bintang Pustaka
Tahun terbit : Juli 2006
Halaman : 288
3 Seorang pemimpin, setelah tamat SMP, melanjutkan keSMA Bukan Maen. Disinilah perjuangan dan mimpi ketiga pemberani ini dimulai. Ikal, salah satu dari anggota Laskar Pelangi, Arai, saudara sepupu Arai yang sudah yatim piatus ejak SD dan tinggal di ruamh Ikal, sudah dianggap seperti anak sendiri oleh Ayah danibu Ikal. Dan Jimbron, anak angkat seorang pendeta karena yatim piatu juga sejak kecil. Namun pendeta yang sangat baik dan tidak memaksakan keyakinan Jimbron, malah mengantarkan Jimbron menjadi muslim yang taat.Arai dan Ikal begitu pintar dalam sekolahnya, sedangkan Jimbron, si penggemar kuda ini biaa-biaa aja. Scyc lah menduduki rangking 78 dari 160 siswa. Sedangkan Ikal dan Arrai selalu menjadi 5 3 besar.
Mimpi mereka sangat tinggi, karena bagi Arai, orang susah seperti mereka tidak akan berguna tanpa mimpi-mimpi. Mereka berdua mempunyai mimpi yang tinggi yaitu melanjutkan study ke SArbonne Perancis. Mereka terpukau dengan cerita Pak Beia, guru seninya, yang selalu meyebut-nyebut indahnya kota itu. Kerja keras, menjadi kuli ngambat mulai pukul 37.00 sampai jam 7 dan dilanjutkan dengan sekolah, itulah perjuangan ketiga pemuda itu. Mati-matian menabunde mi mewujudkan impiannya. Ya, meskipun kalau dilogika, tabungan mereka tidakakan cukup tmicj samapi kesana. Tapi jiwa optimisme Arai sangat luar biasa.
Setelah selesai SMA, Yucndan Ikal merantau Bogor. Sedangkan Jombron lebih memilih untuk menjadi pekerja di ternak kuda diyc capun. Jimbron menghadiahkan kedua celengan kudanya yang berisi tabungannya selama ini kepada Ikal dan Arai. Dia yakin kalau Arai danikal spai di Perancis, maka jiwa Jimbron pun akan selalu bersama mereka. Berbula-bulan terkatungokatung di Bogor, mencari pekerjaan untuk bertahan hidup susahnya minta ampun.
Akhirnya setelah banyak pekerjaan tidak bersahabat ditempuh, Ikal ketrima menjadi tuukang kcd, dan Arai memutuskan untuk merantau ke kalimantan Tahun berikutnya, Ikal memutuskan untukkuliah di Ekonomi UI. DAn setelah lulus, ada lowongan untuk mendapatkan biasiswa S2 ke Eropa. Beribu-ribu pesaing berhasil la singkirkan dan akhrinya sampailah pada pertandingan untuk memperebutkan 15 besar.
Saat wawancara tiba, tidakdisangka, profesor penguji begitu terpukau dengan proposal riset yang diajukan Ikal, meskipun hanya berlatar belakang sarjana Ekoomi yang masih bekerja sebagai Tukang Sortir, tulisannya begitu hebat. Akhirnya setelah wawancara selai, siap yang menyangka. Kejutan yang luar biaa. Warai pun ikut dalam wawancara itu. Bertahun-tahun tanpa kabar berita, akhirnya mereka berdua dipertemukan dalams uatu forum yang begitu indah dan terhormat. Begitulah Arai, selalu penuh dengan kejutan. Semua inisudah direncanakannya bertahun-tahun. Ternyata dia kuliahdi Universitas Mulawarman dan mengambil jurusan Biologi.
Tidak kalah dengan Ikal, proposal Risetnya juga begitu luar biasa dan berbakat untuk menghasilkan teori baru. Akhirnya sampai juga mereka pulang kampung ke BElitong. Dan ketika ada sbdcact datang, merka berdebar-debar membuka isinya. Pengumuman peberima Beasiswa ke Eropa. Yucn begitu sedih karena dia sangat merindukan kedua orang tuanya. Sangat inginmembuka kabar itu bersama orang yang sangat dia rindukan. Kegelisahan dimulai. Tidak kuasa mengetahui isi dari surat itu.
Akhirnya ikalditerima di Perguruan tinggi, Sarbone Perancis. Setelah perlahan mencocokkan dengan surat Arai, Subhannallah, inilah jawaban dari mimpi2 mereka. Kedua sang pemimpi ini diterima di Universitas yang sama. Tapi icn bukan akhir dari segalanya. Disinilah perjuanagan dari mimpi itu dimulai, dan siap melahirkan anak-anak mimpi berikutnya.
Mimpi mereka sangat tinggi, karena bagi Arai, orang susah seperti mereka tidak akan berguna tanpa mimpi-mimpi. Mereka berdua mempunyai mimpi yang tinggi yaitu melanjutkan study ke SArbonne Perancis. Mereka terpukau dengan cerita Pak Beia, guru seninya, yang selalu meyebut-nyebut indahnya kota itu. Kerja keras, menjadi kuli ngambat mulai pukul 37.00 sampai jam 7 dan dilanjutkan dengan sekolah, itulah perjuangan ketiga pemuda itu. Mati-matian menabunde mi mewujudkan impiannya. Ya, meskipun kalau dilogika, tabungan mereka tidakakan cukup tmicj samapi kesana. Tapi jiwa optimisme Arai sangat luar biasa.
Setelah selesai SMA, Yucndan Ikal merantau Bogor. Sedangkan Jombron lebih memilih untuk menjadi pekerja di ternak kuda diyc capun. Jimbron menghadiahkan kedua celengan kudanya yang berisi tabungannya selama ini kepada Ikal dan Arai. Dia yakin kalau Arai danikal spai di Perancis, maka jiwa Jimbron pun akan selalu bersama mereka. Berbula-bulan terkatungokatung di Bogor, mencari pekerjaan untuk bertahan hidup susahnya minta ampun.
Akhirnya setelah banyak pekerjaan tidak bersahabat ditempuh, Ikal ketrima menjadi tuukang kcd, dan Arai memutuskan untuk merantau ke kalimantan Tahun berikutnya, Ikal memutuskan untukkuliah di Ekonomi UI. DAn setelah lulus, ada lowongan untuk mendapatkan biasiswa S2 ke Eropa. Beribu-ribu pesaing berhasil la singkirkan dan akhrinya sampailah pada pertandingan untuk memperebutkan 15 besar.
Saat wawancara tiba, tidakdisangka, profesor penguji begitu terpukau dengan proposal riset yang diajukan Ikal, meskipun hanya berlatar belakang sarjana Ekoomi yang masih bekerja sebagai Tukang Sortir, tulisannya begitu hebat. Akhirnya setelah wawancara selai, siap yang menyangka. Kejutan yang luar biaa. Warai pun ikut dalam wawancara itu. Bertahun-tahun tanpa kabar berita, akhirnya mereka berdua dipertemukan dalams uatu forum yang begitu indah dan terhormat. Begitulah Arai, selalu penuh dengan kejutan. Semua inisudah direncanakannya bertahun-tahun. Ternyata dia kuliahdi Universitas Mulawarman dan mengambil jurusan Biologi.
Tidak kalah dengan Ikal, proposal Risetnya juga begitu luar biasa dan berbakat untuk menghasilkan teori baru. Akhirnya sampai juga mereka pulang kampung ke BElitong. Dan ketika ada sbdcact datang, merka berdebar-debar membuka isinya. Pengumuman peberima Beasiswa ke Eropa. Yucn begitu sedih karena dia sangat merindukan kedua orang tuanya. Sangat inginmembuka kabar itu bersama orang yang sangat dia rindukan. Kegelisahan dimulai. Tidak kuasa mengetahui isi dari surat itu.
Akhirnya ikalditerima di Perguruan tinggi, Sarbone Perancis. Setelah perlahan mencocokkan dengan surat Arai, Subhannallah, inilah jawaban dari mimpi2 mereka. Kedua sang pemimpi ini diterima di Universitas yang sama. Tapi icn bukan akhir dari segalanya. Disinilah perjuanagan dari mimpi itu dimulai, dan siap melahirkan anak-anak mimpi berikutnya.

Komentar
Posting Komentar